AA Maung Mendaftar Jadi Balon Bupati Dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Ke DPD Nasdem

Buser Bhayangkara74 Jabar,” Nonoman Sunda teureuh (asli) Ciwidey Kab Bandung, Asep B Kurnia mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati/Wakil Bupati Kab Bandung periode 2020-2025 ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Jalan Wahid Hasyim, Margahayu, Kab Bandung, Jumat (18/10/2019) petang.

AA Maung sapaan akrabnya, yang merupakan praktisi dan pemerhati dunia pendidikan, sosial budaya dan kemasyarakatan, mengambil formulir tersebut di partai Nasdem karena tertarik dengan tagline Nasdem yaitu politik tanpa mahar. Ia diterima oleh Iyan perwakilan panitia seleksi bakal calon Bupati/Wakil Bupati dari partai Nasdem.

“Saya mencoba mendaftarkan diri ke Nasdem, mudah-mudahan dengan niat dan itikad memberikan yang terbaik di Kabupaten Bandung, bisa terfasilitasi dan terwakili di partai Nasdem,” Ungkap AA Maung.

“Saya memutuskan untuk mendaftar sebagai bakal calon Bupati/Wakil Bupati Kab Bandung, dikarenakan saya asli orang Kab Bandung,” katanya.

Ia menjelaskan lebih lanjut, banyak hal yang akan diusung bila dirinya mendapat kesempatan menjadi Bupati atau Wakil Bupati Bandung.

Di antaranya melakukan perbaikan dan pembenahan diberbagai sektor baik itu di bidang pendidikan, pertanian, pariwisata, sumber daya manusia, sumber daya alam, kebudayaan, dan lainnya.

Di samping itu berkeinginan agar Kabupaten Bandung memiliki ciri khas/karakter mandiri.

Dirinya tidak serta merta maju di Pilkada Kab Bandung tetapi atas dasar dorongan para tokoh, inohong, dan rekan-rekannya agar “nyalon” di Pilkada Kab Bandung.

“Dengan niat ini mudah-mudahan saya bisa berbuat banyak bagi kemaslahatan masyarakat Kab Bandung. Semoga diberi kelancaran,” harap AA Maung.

Pada kesempatan yang sama Nusa Niswati sebagai pengurus DPD Nasdem Kabupaten Bandung menjelaskan, bahwa AA Maung merupakan pengambil formulir bakal calon Bupati/Wakil Bupati Bandung ke delapan di Nasdem.

“Sampai saat ini baru dua orang yang sudah mengembalikan formulir, yakni Nana dan Syahrul Gunawan,” jelas Nusa.

Setelah bakal calon bupati /wakil bupati mengambil formulir pendaftaran, maka para pendaftar diwajibkan untuk mengembalikan formulir tersebut sebelum tanggal 23 Oktober 2019.

Mereka pun akan melalui beberapa tahapan yang telah dijelaskan kepada para pendaftar.

“Tahapannya terdiri dari tim survey, tahapan pleno, pemaparan visi dan misi dari bakal calon sendiri secara intern,” Ungkapnya.

Usai formulir dikembalikan, tanggal 24 Oktober 2019, dilanjutkan ke tahapan selanjutnya sampai tahapan pleno.

“Kalaupun semua pendaftar mengembalikan formulir maka akan dilakukan seleksi.

“Alhamdullilah melihat dari animo dan latar belakang para pendaftar khususnya yang telah mengembalikan formulir seperti dari praktisi pendidikan, artis. Hal ini memberikan warna sehingga masyarakat akan lebih banyak memiliki pilihan bagi calon pemimpin di Kabupaten Bandung ini,” Ungkapnya. ( IW )

Share this:

%d blogger menyukai ini: