Berita utama

Agar Tidak Stres, Personil Piket Polsek Kertasari Hibur Tahanan Dengan Organ Tunggal

 

Buser Bhayangkara 74

Dentuman musik bergema di dalam Mapolsek Kertasari menghentak seorang tahanan yang berada di dalam sel.

Polsek Kertasari punya cara tersendiri untuk bisa menghibur para tahanannya yang tidak bisa merayakan Idul Adha 1441 Hijriah dengan kebebasan.

 

Jeruji besi menjadikan para tahanan yang ada di Polsek Kertasari tidak bisa merasakan lebaran seperti masyarakat pada umumnya.

 

Personil Piket Polsek Kertasari Bripka Falah taufik punya cara tersendiri agar para tahanannya juga bisa merasakan kebahagian suasana lebaran. Dia sendiri menghibur para tahanan dengan bermain organ tunggal.

 

Bripka Falah Kemampuan bermain musik dengan organ tunggalnya, dilakukannya untuk bisa memberikan suasana yang berbeda kepada tahanan.

 

Dengan menggunakan organ tunggal, Personil Piket Polsek Kertasari Bripka Falah taufik menyanyikan beberapa lagu dangdut dan campur sari. Dia mengajak Seorang tahanan untuk bersama-sama bernyanyi.

 

Meskipun hanya dihibur dengan menggunakan alat musik seadanya, tahanan A.n Ayi Rohmat sangat senang dengan hiburan musik yang disuguhkan.

 

Mereka larut dalam suasana dan bisa meluapkan kebahagian mereka dengan bernyanyi bersama.

 

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K yang di wakili Kapolsek Kertasari Ipda Yoni Agustina, menyampaikan hiburan organ tunggal yang dilakukan jajarannya bertujuan untuk menghibur para tahanan dalam suasana masih lebaran Idul Adha.

 

“Kami ingin para tahanan juga bisa merasakan momentum lebaran. Selain itu agar mereka tidak stres saat menyambut Lebaran yang sudah hari +5, meski sedang dalam kurungan penjara,” katanya, Rabu (05/08/2020).

 

Selain menghibur dengan organ tunggal, waktu membesuk tahanan oleh keluarga juga diperpanjang. Biasanya para keluarga tahanan hanya dapat membesuk mulai pukul 11.00 Wita sampai 14.00 Wita.

 

Namun, khusus di hari Lebaran Idul Adha selama seminggu ini, para keluarga yang menjenguk diberikan dispensasi waktu tambahan hingga 30 menit.

 

“Alhamdulillah dari hiburan organ tunggal, mereka cukup senang meskipun tidak bisa merayakan lebaran di rumah seperti masyarakat lainnya,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan