Atasi Banjir Kampung Jolok, PT Yakjin dan Pemerintah Desa Panenjoan Sepakat Keruk Sungai Citarik

Sumedang ( Buser Bhayangkara74 ), – Usai pertemuan antara pihak PT Yakjin Jaya Indonesia bersama warga Kampung Jolok dan Pemdes Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, membuahkan hasil kesepakatan dari tiga pihak, yakni dengan merencanakan pengerukan Sungai Citarik.

PT. Yakjin Jaya Indonesia yang sedang melaksanakan pembangunan benteng perusahaan di pinggir Sungai Citarik, dan sesuai keinginan warga Kampung Jolok Desa Panenjoan, bekerjasama dengan Pemdes Panenjoan serta Pemdes Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, akan melaksanakan pengerukan.

Menurut Suharno, selaku Ketua RT 04 Kampung Jolok, saat dihubungi team media buser bhayangkara74, Rabu (01/04/2020) mengatakan,” Alhamdulillah, saya sudah bertemu dengan pihak Pemerintahan Desa Panenjoan dan pihak PT Yakjin dengan kesimpulan akan dilaksanakannya pengerukan. Namun keinginan warga, bahwa pengerukan harus sampai ke jembatan jalan raya,” jelasnya.

Dikatakan Kepala Desa Panenjoan (Asep Suryatna), saat dihubungi melalui WhatsAppnya menjelaskan,” masalah banjir Kampung Jolok ini sudah beres, sudah ada titik temu dan sudah jadi pertimbangan. Maka, untuk sekarang ini tidak ada lagi masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, dari pihak PT Yakjin Jaya Indonesia yang diwakili oleh General Affairs Santi Irfianti menjelaskan,” kalau untuk masalah banjir, sebenarnya perusahaan ini juga terdampak, sampai masuk ke areal pabrik. Sedangkan pembangunan benteng sebenarnya sudah ada dari dulu, bahkan untuk sekarang dimundurkan pembangunannya,” ungkapnya.

Selain itu, Santi mengatakan,” untuk pengerukan DAS Citarik, saya bekerjasama dengan Pemdes Sindangpakuon dan Pemdes Panenjoan. Saya pun menunggu hasil kesepakatan antara dua desa itu. Jadi untuk masalah banjir, kita sudah sepakat untuk melakukan pengerukan secara bersama-sama, jadi untuk sekarang tidak ada masalah apa-apa,” tandas Santi.

Cs Jabar