Diduga Tidak Musyawarah Formal, Pembangunan Gor Desa Girimakmur Dialihkan Jadi Rehab Kantor

 

Buser Bhayangkara74 ,- Garut

Kegiatan pembangunan hasil musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Girimakmur tahun 2019 dari anggaran PIP untuk kegiatan pembangunan Gor Desa tahun 2020, dialihkan menjadi kegiatan pembangunan rehab kantor, diduga tanpa musyawarah secara formil, dan mantan Ketua LPM Desa Girimakmur Kecamatan Malangbong mengaku tidak tahu mengenai kegiatan tersebut dialih fungsikan.

Mantan Ketua LPM Desa Girimakmur, Hamid sewaktu dikonfirmasi oleh wartawan media ini, ia mengatakan, bahwa pembangunan Gor Desa bisa diselesaikan 3 kali periode dari anggaran PIP.

Mantan Ketua LPM mengatakan, kegiatan pembangunan Gor desa itu berdasarkan hasil musyawarah Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Girimakmur tahun 2019 dari anggaran PIP untuk kegiatan pembangunan Gor Desa tahun 2020.

Sedangkan mengenai kegiatan pembangunan Gor desa yang dialihkan menjadi pembangunan rehab kantor, ia memnyampaikan, bahwa dirinya sama sekali tidak tahu, Pasalnya ia tidak pernah diundang untuk musyawarah.
“Jangankan tahu, diundangpun tidak,” kata mantan Ketua LPM sewaktu dikonfirmasi di tempat kediamannya. Selasa kemarin (23/06/2020).


Namun menurut sepengetahuan mantan Ketua LPM, bahwa pembangunan kantor Desa Girimakmur itu, telah dilaksanakan pada tahun 2018.
Sementara itu, salahseorang yang keberatan disebut jati dirinya, menjelaskan, terkait dengan dialihkannya kegiatan pembangunan Gor Desa menjadi kegiatan pembangunan rehab kantor, memang tidak ada musyawarah. “Yang ada hanya riungan biasa,” katanya.
Akan tetapi menurut Kades Girtimakmur, Dian Hidayat menyampaikan, terkait dengan pengalihan kegiatan pembangunan dari Gor desa menjadi rehab kantor, hal itu berdasarkan tuntutan masyarakat, yakni masyarakat menginginkan mempercerpat pembangunan jangan sampai memakan waktu 3 tahun lamanya.

Selain hal itu untuk pembangunan Gor di atas kantor desa, akan mengganggu kenyamanan pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat. Makanya untuk kegiatan pembangunan Gor Desa tahun 2021, dialihkan jadi kegiatan pembangunan rehab kantor, guna untuk memaksimalkan pelayanan kantor desa sebagai pengefektivitasan dana PIP.

“Di samping hal tersebut, setelah usulan Pak Hamid itu masuk, namun terjadi mis komunikasi, sehingga keinginan Pak Hamid itu belum ada gambar dan RAB-nya. Sementara kita harus melaksanakannya. Jadi bagaimana?” timrung salahseorang perangkat desa yang mendampingi Kades Gikrimakmur.

Selanjutnya, kata perangkat, kami mengundang orang yang sedikitnya lebih tahu dengan kegiatan pembangunan. Ia memberikan masukan, mengenai pembangunan Gor desa, lebih baik di atas halaman kantor desa tempat lahan parkir.

Sayangnya, sewaktu Wartawan media ini menanyakan kepada Ahpih Ketua BPD Girimakmur, terkait pengalihan kegiatan pembangunan Gor Desa tahun 2021, menjadi kegiatan pembangunan rehab kantor belum menandatanginya. Dengan alasan, bahwa ia belum mengetahui berapa anggaran untuk alokasi pembangunan dan penanggulangan dampak dari virus Covid-19.

( Bambang – Garut)