Disperkintan Buka Pagar Penutup Alun Alun Cicalengka, Kapolsek Pasang Police line

Bandung ( Buser Bhayangkara74 ), – Ditengah – tengah pencegahan covid-19, dengan berbagai cara diupayakan agar penyebaran covid -19 dapat teratasi, dan memutus rantai penyebaran virus Corona (Covid-19). (04/04/2020)

Namun yang lebih mengejutkan, ditengah -tengah sosialisasi pencegahan penyebaran covid-19, dinas Pertamanan kabupaten Bandung malah membuka alun-alun Cicalengka.

Entah apa yang ada di benak Kepala Dinas Pertamanan kabupaten Bandung yang seolah – olah tidak mendukung pencegahan covid-19, dengan membuka alun alun Cicalengka. Alun -alun Cicalengka yang semasa sebelum adanya wabah corona masih ditutup, tapi ditengah -tengah gencarnya wabah corona dikabupaten Bandung, Dinas Pertamanan Kab. Bandung malah membuka alun-alun Cicalengka.

Menurut camat Cicalengka Entang Kurnia memgatakan, ” saya sebenarnya sudah memintah penangguhan untuk pembukaan, pagar penutup alun-alun Cicalengka, dan sudah diberi pengangguhan selama 2 minggu oleh disperkimtan, dan sekarang dibuka itu kewenangan dari Disperkimtan Kab. Bandung ” jelas Camat Cicalengka.

Sementara itu Kapolsek Cicalengka beserta jajarannya, sangat menyayangkan adanya pembongkaran pagar penutup alun-alun Cicalengka, dan langsung memasang police line, untuk mencegah terjadinya social distancing atau kerumunan masa yang banyak. Karena sesuai dengan Maklumat Kapolri, Polri harus membubarkan kerumunan warga diatas 4 orang.

” Saya sangat menyayangkan sekali dengan adanya pembongkaran pagar penutup alun-alun Cicalengka, karena ini akan menimbulkan social distancing yang cukup banyak. Keinginan saya seharusnya jangan dibongkar dulu, sebelum adanya pernyataan aman dari wabah covid -19 ” jelas Kapolsek Cicalengka AKP Aep Suhendi.

Inilah akibat tidak adanya kordinasi ditengah wabah covid-19, yang dimana TNI/POLRI harus mencegah penyebaran covid-19 dengan membubarkan kerumunan masa, disisi lain Disperkintan malah membongkar pagar penutup alun-alun Cicalengka.

Dengan dibukanya pagar penutup alun-alun Cicalengka, salah satu pekerjanya mengatakan, ” bahwa itu udah ada perintah dari Disperkintan, karena pagar ini dibutuhkan untuk penutup bangunan lain “.

Ironisnya Pemkab. Bandung yang menganggarkan 11 miliyar untuk pencegahan penyebaran covid-19 diwilayah Kab. Bandung, namun disisi lain Disperkintan tidak mempunyai anggaran untuk membeli pagar penutup alun-alun Cicalengka, akibatnya Disperkintan membongkar pagar penutup alun-alun Cicalengka untuk menutup proyek yang lain, tanpa memikirkan akan mengundang kerumunan warga yang lebih banyak.

Kosim /deden/deni – Jabar