Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut

Garut,-Buser Bhayangkara74.”Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut s/d Hari ini Kamis, 03 September 2020 Pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan data dari Sub Devisi pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut hari ini, Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 melakukan skrining masif sebanyak 2310 orang, dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab.

Pada hari ini telah melakukan tracking dan tracing pada kontak erat KC-83 di Kecamatan Bayongbong sebanyak 19 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab; Terdapat penambahan laporan kasus suspek Covid-19 sebanyak 6 orang, yaitu 1 orang asal Kecamatan Wanaraja, 1 orang asal Kecamatan Sucinaraja, 3 orang asal Kecamatan Leuwigoong dan 1 orang asal Kecamatan Sukaresmi (2 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut.

Adapun total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 5926 kasus, terdiri dari, Kontak Erat: 2884 orang, (252 Kasus isolasi mandiri dan 2632 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Suspek: 2.956 kasus* (37 Kasus isolasi mandiri, 2 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2881 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 36 Kasus meninggal

Konfirmasi: 86 kasus (1 Kasus isolasi mandiri, 11 Kasus isolasi RS/perawatan, 71 Kasus sembuh dan 3 Kasus meninggal.

Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari STIGMA pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat. Dan bagi masyarakat lainnya untuk terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari,”imbuh protokoler

“Keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, upaya ini dilakukan dengan 2 cara : Pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak), Kedua : memutus rantai penularan dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif,”tutupnya
keterangan pers hari ini,Humas Gugus Tugas Covid-19 Kab.garut      (BMD Garut).

Tinggalkan Balasan