Istri Mendagri membagikan 1600 nasi kotak dan sembako di kec Sukatani

Buser Bhayangkara 74

Kabupaten Bekasi . Istri Menteri Dalam Negeri Tri Suswanti yang juga Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) melakukan bakti sosial (Baksos) dengan membagikan nasi kotak dan paket sembako secara simbolis untuk masyarakat kec Sukatani kabupaten Bekasi, pada Kamis(24/6/20).

Dengan didampingi Camat Sukatani Imam Faturohman, SE,MSi beserta Kapolsek Sukatani AKP Makmur SH ,MH beserta jajarannya , pembagian nasi kotak dan paket sembako tersebut dilakukan dengan menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah.

“Ini adalah kegiatan kita dari pertama, rutin sejak 1 April yang lalu, bekerjasama dengan berbagai pihak, yaitu Oase Kabinet Indonesia Maju, perkumpulan dari istri-istri anggota kabinet, kemudian juga dari PKK, tentunya juga dari teman Artha Graha, dan juga dari komunitas wong kito GALO orang Palembang. Hari ini kita memberikan 1600 di sini, kata Ibu Tri Tito Karnavian

Tak hanya itu, bantuan diberikan khusus bagi ibu hamil dan balita berupa makanan bergizi yang didistribusikan kepada ibu hamil dan balita di Kec Suakatani.

“bantuan yang kita salurkan yaitu sembako yang berisi juga bahan-bahan makanan bergizi seperti susu, kacang hjau, biskuit, gula, dan lain-lain,” jelasnya.

Ia juga berharap, masyarakat semakin sadar akan pandemik Covid-19 dengan menerapkan protokol dan gaya hidup sehat.

“Kami mohon kegiatan ini juga memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa wabah Covid-19 ini masih terus ada, tetap ada, dan mengancam kita semua, agar kita semua menyadari kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun, juga memakan makanan yang bergizi,” pesannya.

Istri Mendagri Tito Karnavian berharap ,”masyarakat mau bekerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan tidak menganggap remeh virus tersebut.

“Harapan kami pada masyarakat, mari bersama-sama kerjasama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, jangan anggap remeh wabah ini, sebab tidak memandang bulu, semua akan bisa terkena kalau kita tidak berhati-hati dengan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya

Chacha/Darto

Tinggalkan Balasan