Berita utama

Jajaran TNI Korem 162/WB NTB Terus Semangat Membantu Pemprov Tuntaskan Rehab Rekon Sisa Pembangunan RTG

Buser Bhayangkara 74,” Kepedulian TNI Korem 162/WB NTB terhadap situasi dan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat akibat musibah gempa bumi yang melanda Pulau Lombok dan Sumbawa pada 2018 lalu patut diacung jempol, pasalnya sejak awal hingga saat ini bersinergi Satgas TNI Zeni Korem 162/WB bersama Direktur Penanganan Darurat BNPB Pusat dan Asisten III Provinsi NTB, terus pro aktif komunikasi dan kordinasi dengan menggelar rapat, dalam rangka penuntasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Recon) ribuan Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk warga yang terkena musibah.

Danrem 162/WB NTB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.S Sos.SH. M.Han kepada para wartawan membenarkan, rapat bersama Pemerintah Provinsi yang digelar diruang rapat Outdoor Kantor Gubernur NTB Kamis (6/8) tersebut, membahas tentang permasalahan terkait progres dan estimasi percepatan pembangunan RTG tahap I dan tahap II di masing-masing Derah Kabupaten / Kota se NTB.

“Konsep pelaksanaan percepatan pembangunan RTG untuk warga yang terkena musibah gempa bumi pada 2018 lalu tersebut, tetap disesuaikan dengan prosedur yang telah
ditetapkan, bahkan kita dari Zeni TNI Korem 162/WB NTB sejak awal hinga saat ini terus pro aktif berupaya maksimal untuk percepatan pembangunan Rehab Rekon  RTG di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota se NTB,” kata Danrem 162/WB Bintang Satu yang dikenal tegas juga ramah.

Dan menjelaskan, karena saat ini masih dalam situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), pihak jajaran TNI Korem 162/WB NTB Bersinergi bersama BNPB akan tervokus percepatan pembangunan sisa Rehab Recon RTG yang posisinya ditempat yang cenderung sulit pendistribusian berbagai material pasir, semen, batu, besi dan lain, contoh pada pemukiman penduduk yang berada diatas perbukitan atau kemiringan pegunungan.

“Sesulit apapun medan yang kita tempuh, namun seluruh jajaran TNI Korem 162/WB NTB  terus semangat dan tidak akan pernah menyerah, karena TNI berutujuan untuk terus berbuat yang terbaik untuk rakyat NTB secara universal,” Jelas Danrem Optimis.

Kesempatan itu, Direktur Penanganan Darurat BNPB Pusat Jarwansyah menyampaikan, terkait  progres percepatan pembangunan Rehab Recon  RTG yang dinyatakan selesai saat ini sudah mencapai 94 %, selanjutnya harus menunggu Inpres sebagai acuan Satgas Rehab Recon untuk melanjutkan program RTG tersebut, “Meski demikian, Pemerintah provinsi NTB sendiri sepakat tentang adanya perpanjangan status maksimal hingga dealine Desember 2020 mendatang, untuk itu kita berharap progres atau estimasi pekerjaan dari tahap I dan tahap II bisa dituntaskan sesuai yang ditetapkan,” kata Jarwansyah Salam siaran Pers kamis (6/8).

Dan menjelaskan, suksesnya progres percepatan pembangunan RTG dari tahap Pertama hingga kedua tersebut, tentunya tidak terlepas dari partisipasi para stakeholder dari berbagai komponen termasuk TNI Korem 162/WB serta Polda NTB yang diketahui sejak awal terus pro aktif membantu kegiatan Rehab Recon dilapangan, “Alhamdulillah progres tahap pertama sudah selesai 94 % tinggal 6% lagi, dan yang tahap kedua nanti kita akan tunggu usulan dari masing-masing Kabupaten/ Kota se NTB,” ungkap Jarwansyah.

Untuk diketahui, yang terlibat dalam kegiatan percepatan pembangunan Rehab Recon ribuan Rumah Tahan Gempa (RTG) untuk warga yang terkena musibah gempa pada 2018 lalu tersebut, termasuk Kalak BPBD Provinsi, Dirkum Polda NTB, Pasiwanmilrem 162/WB, Kepala BPKP  NTB, KetuaTim Pendampingan pembanginan RTG juga Kalak BPBD Kab. Lombok Utara, Kalak BPBD Kab. Lombok Barat, Kalak BPBD Kota Mataram, Kalak BPBD Kab. Lombok Tengah serta perwakilan Bank BRI, BNI dan Mandiri serta komponen lainnya.

( Hong KSB – NTB ) 

Tinggalkan Balasan