KADES KARANG SEDEMEN BERSAMA SEKDES BERSAMA OKNUM STAP LAINNYA DI POLISIKAN DIDUGA MENYALAHGUNAKAN DANA DESA KARANG SIDEMEN KECAMATAN BATU KLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Buser Bhayangkara74 – Berawal dari keresahan masyarakat yang di wakili oleh (LP) dan (HJ) yang sangat prihatin dengan uang rakyat yang di salurkan oleh Pemerintah melalui Dana Desa ( DD) bahwa Dana Desa tahun 2019 patut di duga di masukan ke kantong pribadi oleh oknum- oknum seperti Kades dan Sekdes dan juga oknum lainnya ungkap LP kepada awak Media Buser Bhayangkara saat di konfirmasi di kediamannya. Lanjut LP sebab di beberapa tempat atau aitem sangat tidak sesuai seperti belanja barang konsumsi ( makan minum ) di poin 5.2.1 .06 yang nilainya Rp .2.400.000. (21/03/20).

Penembokan halaman Paud Dusun persil di poin 2.01.05 yang nilainya Rp 10.170.000 pelaksanaanya sangat tidak sesuai yang seharusnya di cor malah di tembok pakai bata . begitu juga dengan pembangunan MCK yang nilainya Rp 49. 691 .000.00 sangat tidak sesuai dengan keadaan MCK, ungkap L.fauzi juga HaJariah dengan penuh kekesalan.

Ditambahkan lagi oleh Hajariah bahwa belanja barang perlengkapan seperti di poin . 5 .2.,1 yang nilainya Rp 12.341.000.00 sama sekali tidak pernah di belanjakan, jadi? uangnya kemana kata Ajar dengan penuh kekecewaan kepada Awak media Buser Bhayangkara 74 red.

Sehingga kami Laporkan Dugaan koropsi ini ke polda NTB ungkap fauzi ,karna makin hari makin menjadi koropsi di Desa karang sidemen yang sangat kami cintai tuturnya saat di konfermasi di depan ruangan Reskrimsus polda NTB seusai mempertanyakan tindak lanjut atas laporannya.

Di kemanakan uang rakyat yang di titipkan melalui DESA Karang Sidemen Kecamatan Batu Kliang Utara yaitu yang di sebut Dana Desa, lebih –lebih di poin 5. 2.7 yaitu barang dan Jasa yang di serahkan kemasyarakat RUTILAHU ( rumah tidak layak huni ) yang nilainya Rp150.000.000 seharusnya di peruntukkan hanya 5 buah rumah akan tetapi di kerjakan menjadi 10 buah rumah , sejak kapan anggaran perubahan ini terjadi ungkap salah satu tokoh yang tidak mau di sebutkan namanya kepada awak media. Bahwa kapankah , Kaharudin kaur perencanaan di bentuk sebagai pemborong oleh pemdes , jadi dimanakah hak masyaraka ? Kapankah Kadus Sardi Sintung Induk dibuat menjadi ketua TPK oleh Pemdes dimanakah hak masyarakat?.

Kalau hanya dana Desa ( DD ) selalu di embat oleh oknum Kades dan Sekdes kapan lagi Desa kita bisa maju, yang tidak kalah ngeri adalah cara oknum Kades dan Sekdes memak up Dana Desa seperti di poin. 2.04.11 .belanja modal pengadaan pamdes yang nilainya Rp. 463.105.000.00 yang seharusnya di pakai beli pipa yang ukurannya 6 inci akan tetapi dalam pelaksanaannya yang di beli malah tiga inci .

Untuk di ketahui bahwa Dana Desa murni untuk masyarakat Desa bukan untuk kepala Desa dan kroninya. Untuk penegak hukum kepolisian, kejaksaan dan juga insfektorat jangan kalian berpangku tangan ambil sikap, dan turun langsung ke Desa Karang Sedemen Kecamatn Batukliang Utara untuk mengaudit, menyelidiki sebelum masyarakat berbondong – bondong ke kantor Desa .

Dan di tambahkan lagi oleh PLT Kades Karang sidemen KECAMATAN Batu kliang Utara Loteng bahwa saya sebagai PLT tidak pernah membaca APBDes tersebut dan himbuan saya terhadap stap – stap jangan pernah merubah APBDES murni menjadi APBDP sebelum jelas perdesnya Tutur plt Kades karang sidemen kecamatan Batu kliang utara Lombok tengah

Terpisah KOMPOL Gede Aribawa SE.SH.MH menjelaskan kepada Awak media Bahwa Laporan saudara Lalu fauzi Dan saudara Hajariah sudah kami trima pada tanggal 02/03/2020 tinggal menunggu jadual pemanggilan Dari kami dan harap bersabar imbuh nya

Rahman Ayub Nurman – Lombok Tengah