Karena Corona, Pelantikan PPS Dilakukan Dimasing-masing PPK

Buser Bhayangkara 74

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sumbawa tetap akan menggelar pelantikan petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa 2020, pada Minggu (22/3) mendatang.

Seperti yang di sampaikan Ketua KPUD Sumbawa, Muhammad Wildan, M.Pd kepada BB74, bahwa sampai hari ini KPU RI tidak mengeluarkan keputusan terkait penundaan tahapan pilkada. Namun sehubungan dengan surat edaran KPU RI nomor: 529 dan 4 tentang pencegahan penularan virus corona di lingkungan kerja penyelenggara pemilu, maka telah diatur mekanisme pelantikannya dengan tidak dilakukan ditingkat kabupaten dengan melibatkan banyak orang. Melainkan akan diberikannya kewenangan kepada Ketua PPK di masing-masing kecamatan untuk melakukan pelantikan terhadap PPS setempat. “Saat ini kami tengah mempersiapkan terkait upacara pelantikan PPS yang nanti akan dilakukan oleh Ketua dimasing-masing PPK secara serentak pada Minggu mendatang. Dan untuk total keseluruhan PPS yang akan dilantik, tercatat sebanyak 495 orang,” ujarnya Ketua yang didampingi dua Komisioner lainnya, yaitu Muhammad Kaniti dan Muhammad Ali, S.Ip

Senada dengan Ketua, Komisioner KPUD Sumbawa, Muhammad Ali, S.Ip menambahkan saran masukan kepada PPK agar berkoordinasi dengan petugas medis di masing-masing puskesmas. Ini penting dilakukan, dalam rangka pencegahan penularan virus yang juga dikenal dengan sebutan Covid-19 itu. “Seditaknya PPK telah bersurat ke Puskesmas masing-masing untuk dilakukan tindakan medis baik sebelum, saat dan sesudah dilaksanakannya pelantikan PPS. Dalam rangka pencegahan dari menularnya virus covid-19. Kalaupun nanti Puskesmas tidak merespon, berarti itu bukan kesalahan kita. Itu berarti kesalahan puskesmas sendiri yang tidak mengindahkan Surat Edaran Bupati terkait tersebut,” pungkas Komisioner yang dikenal tegas, tapi humanis itu.

(Moerdini-Sumbawa Besar)