Ketua DPRD Sumbawa Dorong Pemda Tetap Waspada Soal Covid-19 Sumbawa Besar

Buser Bhayangkara74

Ketua DPRD Sumbawa mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa untuk tetap waspada, meskipun belum ditemukan satupun warga yang dinyatakan positif dari serangan virus corona. Mengingat penularan virus yang juga dikenal dengan sebutan Covid-19 itu sangat cepat dan berbahaya, karena penularannya melalui manusia. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Itulah semboyan yang sangat tepat saat ini Dan saya mengapresiasi langkah awal dari pencegahan yang dilakukan Pemkab Sumbawa baru-baru ini,” ujar Abdul Rafiq kepda BB74 saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (19/3)

Selain itu, lanjut Rafiq, pihaknya juga berharap agar pemerintah melalui tim teknis yang sudah dibentuk lewat dinas kesehatan untuk mempersiapkan berbagai hal, guna pencegahan penularan penyakit tersebut, seperti ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis yang memadai baik di rumah sakit maupun di puskesmas. Serta melakukan langkah pencegahan di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III dan Pelabuhan Poto Tano dengan nemasang alat pembaca suhu tubuh bagi warga yang datang ataupun yang bepergian. “Meski Pelabuhan Poto Tano masuk wilayah Pemkab Sumbawa Barat, namun juga pelabuhan itu sebagai pintu masuk menuju Sumbawa Besar. Oleh karena itu, saya meminta agar Dinas Perhubungan Sumbawa berkoordinasi dengan Dishub Sumbawa Barat dalah hal pencegahan ini,” imbuhnya

Terhadap masyarakat, tambah Rafiq, diminta agar tidak panik dalam menerima informasi yang belum jelas kebenarannya atau hoax. Maka dari itu, diharapkan kepada Dinas Kominfo-Tik agar dapat memberikan informasi yang jelas terkait kepada masyarakat. Terutama bagi masyarakat di pedesaan yang minim akses informasi. “Saya harap agar masyarakat jangan panik dan jangan terlalu percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya, alias hoax. Agar supaya selalu menerapkan pola hidup yang sehat dan mengurangi aktivitas di luar rumah selama 14 hari masa inkubasi,” demikian Abdul Rafiq.

(Moerdini-Sumbawa Besar)