Berita utama

MENGGAULI ANAK KANDUNG PRIA 51 TAHUN TERANCAM 12 TAHUN PENJARA

Buser Bhayangkara74,

Kaltim- Tanjung batu Berau, Kaltim pada hari senen 17 Agustus 2020 sekitar pukul 15 00 wita telah datang seorang Ibu rumahtangga ke penjagaan Polsek Pulau Derawan melaporkan tindak pidana pencabulan dengan keterangan sebagai berikut, disampaikan oleh Paur Subbag Humas Polres Berau IPDA Lisinius Pinem pada hari selasa 18 Agustus 2020 .

Pelapor NB Ibu Kandung, bone 02 mai 1979 (41) tahun Ibu rumah tangga Islam alamat Kecamatan pulau derawan Kabupaten Berau

Pelaku AB Bone 21 maret 1969 (51) tahun laki laki pekerjaan Tukang (ayah kandung) alamat Kecamatan pulau derawan Kabupaten Berau

Pada awalnya bulan mei 2020, untuk pertama kalinya pelaku AB yang tak lain ayah kandung nya sendiri, mencabuli anaknya saat itu pelaku teringat perkataan orang di kampungnya ( sulswesi) bahwa air mani perawan bisa membuat wajah menjadi cerah atau awet muda. Pelaku kemudian punya hasrat dan memaksa anaknya sendiri untuk bisa pelaku raba raba panyudarahnya dan memasukkan jari telunjuknya kedalam vagina korban, dengan tujuan agar korban terangsang, namun korban berontak, kejadian tersebut dilakukan berulang ulang hingga lima kali.

Kejadian terakhir pelaku lakukan pada hari sabtu 18 juli 2020 sekitar pukul 04 30 wita, saat itu Bunga sedang tidur kemudian pelaku masuk kamar lewat jendela kamar, bunga langsung duduk lalu pelaku mengancam bunga (diam jangan teriak ) ancam pelaku.

Kemudian pelaku mengulangi lagi hal yang sama seperti sebelumnya pelaku mengancam bunga jangan cerita ke siapapun, usai melakukan hal bejat tersebut pelaku keluar kamar dan menonton televisi.

Lalu pada hari senin tanggal 17 Agustus 2020 sekitar pukul 12 00 wita korban yang sudah tidak tahan dengan perlakuan pelaku kemudian bercerita kepada Ibunya NB yakni ibu korban sekaligus istri dari pelaku, bahwa bunga telah dilecehkan ayahnya, tidak terimah anaknya telah diperlakukan seperti itu NB langsung melaporkan ke Polsek pulau derawan, dan pada saat itu juga pelaku diamankan Polisi.

Atas perbuatannya pelaku terancam dengan undang undang no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

Anwar-Kaltim

Tinggalkan Balasan