Polres Cirebon Kota Polda Jabar Tangkap Jambret Bersenpi

buser-bhayangkara74

Cirebon kota(Ciko),: Korbannya kebanyakan perempuan, Modus pelaku adalah, berboncengan mengincar perempuan yang menggunakan sepeda motor, memepet korban dan mengancam dengan senjata api lalu merampas harta benda korban. Sementara ini, pelaku melakukan aksinya di sekitar Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Penjambret yang kerap beroperasi di wilayah hukum Polres Cirebon Kota ditangkap petugas, Pelaku melawan saat ditangkap, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Minggu (22.03.2020) sekitar jam 02.00 wib

 

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Deny Sunjaya mengatakan, hingga kini diketahui korban sebanyak empat orang dan pelaku melakukan aksinya di sejumlah titik di Kota Cirebon sesuai LP / 09 / B / II / 2020 / JBR / Res CRB Kota/Sek Gunung Jati, tgl 15 Februari 2020, a.n. pelapor Sdri. ULFAH LATHIFAH, dan LP/10/B/II/2020/JBR/Res CRB Kota/Sek Gunungjati, tgl. 14 Februari 2020 a.n pelapor Sdri. SITI RAHMAWATI dan LP/11/B/II/2020/JBR/Res CRB Kota/ Sek. Gunungjati a.n pelapor Sdri. Eka Wati dan LP/21/B/III/2020/JBR/Res CRB Kota/Sek. Gunung jati a.n pelapor Sdri. WASNIRI.

 

Kesempatan terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Syamsul Huda, S.I.K, S.H, M.Si,. melalui Kasubag Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja, SH, MH, membenarkan adanya penangkapan tersebut ” ya, benar dan saya sudah mendapatkan laporannya dari kasat reskrim, dari informasi pelaku Untuk menakut-nakuti korban, pelaku menggunakan senjata api rakitan. Pelaku berjumlah dua orang yakni pemuda berinisial M (24 tahun) warga Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu dan R dalam pengejaran petugas ” ujarnya

 

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Deny Sunjaya menambahkan

Barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa, 1 buah dus HP merk OPPO A. 35, 1 buah dus HP merk Samsung Galaxy Grand Neo plus. Pelaku dijerat UU no. 12 drt 1951 tentang larangan membawa, menguasai dan memiliki senjata api dan amunisi tanpa izin dan atau Pasal 365 KUHPidana. Imbuhnya

 

” M mendapat senjata api dengan membeli seharga Rp 2,5 juta dari D pada tahun 2017. Pelaku pernah tertangkap atas kasus pencurian kendaraan bermotor di Indramayu. Setelah bebas dari penjara pada November 2019 lalu, M mengambil senjata api yang dititipkan di D. Dan sampai sekarang senjata api tersebut belum pernah digunakan, hingga yang bersangkutan ditangkap oleh Tim Sus Polres Cirebon Kota,” pungkas AKP Deny Sunjaya

 

Red

Tinggalkan Balasan