Polres Sumedang Menggelar Konferensi Pers Terkait Kasus Penganiayaan

Buser Bhyangkara 74,” Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana, S.ik, M.Si di dampingi Kasat Reskrim Polres Sumedang Akp. Yanto Slamet, Sip, M.H, Kasubag Humas Akp Dedi Juhana menggelar Konferensi Pers terkait kasus Penganiayaan.senin (16/03/2020)

Kasus tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada hari selasa tanggal 10 maret 2020 sekira pukul 15.30 WIB di jln Angkrek Rt.01 Rw.05 kel. Situ, kec.Sumedang utara, dengan korban 1 (satu) orang yang berinisial Cp (29) warga desa Kamal, kec. Tanjung medar, kab. Sumedang.

Polisi berhasil menangkap dan menghadirkan ke 5 (lima) tersangka yakni : Jh alias Jek (24) warga kel.Cisitu, NP alias ila (19) warga kel.Cisitu, FF alias Madeung (19) warga kel.Cisitu, AF alias Daus (25) warga ds.Sukamantri, dan FN alias Kw (23) warga ds. Sukamantri, dari ke 5 (lima) tersangka masing – masing berperan sebagai Jek(24) memukul ke arah pinggang bagian belakang sebanyak 1 (satu) kali, Ila (19) memukul menggunakan helm kearah wajah sebanyak 3 (tiga) kali, Madeung (19) memukul ke wajah dan kearah punggung berkali-kali, Daus (25) memukul ke arah kepala dan menendang ke arah kapala beberapa kali dan menggilas kaki korban dengan menggunakan kendaraan sepeda motor dan Kw (23) Menendang ke arah pinggang bagian belakang sebanyak 2 (dua) kali.

Saat Konferensi Pers Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana S.ik, M.si menjelaskan kronologis kejadian bermula saat ” korban bersama rekannya sedang berada di depan gang kemudian datanglah tersangka NP dan FF, meraka bertatapan lalu di sapa korban ” kenapa lihat -lihat ..?? “, Setelah itu terjadilah cekcok adu mulut, kemudian datanglah tersangka JH ikut cekcok mulut karena membela tersangka NP dan FF. Saat korban CP merasa terpojok, korban berlari untuk menghindari tersangka. Saat korban CP berusaha menghindar tersangka JH, NP serta FF meneriaki korban CP dengan ucapan ” pencuri “.. serontak korban dihentikan oleh tersangka lain yakni AF dan FN, disitulah para tersangka mulai memukili korban hingga tak sadarkan diri lalu para tersangka pergi meninggalkan korban yang tergeletak di pinggir jalan “. Saat korban tengah di pukuli tersangka dan tergeletak di jalan ada salah seorang pengendara yang sempat merekam kejadian tersebut lalu di share dan di unggah ke medsos sehingga viral ” ungkap kapolres.

Selain mengamankan para tersangka polisi juga mengantongi sejumlah barang bukti berupa 1(satu) unit kendaraan sepeda motor merk Honda Sonic dengan nopol Z 4972 CR yang di gunakan tersangka untuk menggilas kaki korban,serta 1(satu) buah helm merk KYT 2 Vision warna hitam, untuk memukuli korban dan pakaian tersangka.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke lima tersangka di jerat dengan Pasal 170 ayat 1 dan 2 KUHPidanadengan ancaman hukuman 7 tahun penjara ” jelas Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana S.ik, M.si. ( Asef/kosim/deden – Sumedang )