Polsek Cileunyi Polresta Bandung terapkan Aturan Baru Dalam BesukTahanan

Buser Bhayangkara 74

Cileunyi – Setelah beredarnya wabah Virus Corona (COVID-19) yang menginfeksi warga di sebagian wilayah Indonesia membuat kekhawatiran bagi banyak orang terlebih bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar kota maupun yang akan melakukan aktifitas pekerjaan yang sifatnya berjibaku dengan orang banyak dan ini juga berdampak pada pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cileunyi Polresta Bandung khususnya bagi warga yang akan membesuk rekan atau keluarganya yang terlibat kasus Tindak Pidana di ruang Tahanan. Sabtu (28/03/2020)

 

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, Polsek Cileunyi Polresta Bandung menerapkan aturan baru bahwa untuk sementara waktu bagi masyarakat yang ingin membesuk keluarganya yang tengah diamankan di sel ruang tahanan dengan berat hati sesuai dengan kebijakan pimpinan tidak diperbolehkan untuk membesuk keluarganya dengan alasan untuk mengantisipasi dan sebagai salah satu upaya untuk menekan mata rantai dari Virus Corona (COVID-19) tersebut.

 

Upaya atau cara yang dilakukan oleh Pihaknya ini adalah untuk menanggulangi serta segala kemungkinan yang akan terjadi berkaitan dengan mewabahnya Virus Corona dan melarang bagi warga untuk melakukan aktifitas yang sifatnya melakukan perkumpulan serta sesuai dengan anjuran untuk melakukan Social Distancing.

 

Apa itu Social Distancing, Social Distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain.

 

Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

 

Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan, yaitu:

 

• Bekerja dari rumah (work from home)

• Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa

• Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference

• Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video call

 

Jaga jarak ini bukan hanya berlaku di tempat umum, tetapi juga berlaku di seluruh rumah tangga di setiap keluarga. Karena diantara keluarga belum tentu semuanya itu negatif, belum tentu seluruh anggota keluarga itu aman dari Virus corona.

 

Sementara Kapolresta Bandung Kombespol Hendra Kurniawan ,S.I.K melalui Kapolsek Cileunyi Kompol Sururi, SH sesuai dengan arahan dan anjuran pemerintah yang dalam hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona untuk melakukan Social distancing ini diberlakukan pula pada fungsi kepolisian khusunya bagi warga yang akan membesuk keluarganya yang sedang di tahan di sel ruang tahanan maka sesuai dengan anjuran tersebut untuk membatasi diri dengan keluarga dengan tujuan untuk memperlambat laju penularan Virus Corona kepada orang lain, sehingga bilamana ada keluarganya yang akan membesuk cukup menitipkan keperluannya baik itu berupa makanan maupun pakaian kepada petugas jaga SPKT demi menjaga kesehatan dan terhindar dari penularan Virus Corona.” Terangnya.

 

“Dan pemberlakukan untuk tidak diperbolehkan membesuk tahanan ini tidak akan berlangsung lama sampai menunggu informasi dan kebijakan dari Pimpinan dan kalaupun sudah dianggap normal seperti sediakala maka akan dipeebolehkan kembali untuk membesuk tahanan.” Tutur Sururi

Dian