Sat Reskrim Polres Cianjur Ungkap Kasus Pencurian Masker Di RSUD Pagelaran Cianjur

Buser Bhayangkara 74,” Cianjur- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Cianjur Polda Jabar menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan perkara pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Cianjur, bertempat di Mapolres Cianjur , dan dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur , Kamis (26/03/20) pukul 09.00 WIB.

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto, S.IK., SH.,M.Hum di dampingi Kasat Reskrim AKP Niki Ramdhani, SE., S.IK., M.Si, Paur Subbag Humas Ipda Ade Novi.D, SH, Direktur RSUD Pagelaran, MUI Kabupaten Cianjur, Kanit Reskrim Unit 1 dan anggota Polres Cianjur, menerangkan kepada para awak media, “Polres Cianjur (Sat Reskrim, red) telah berhasil mengungkap perkara pencurian dengan pemberatan.
Adapun tersangka yang berhasil kami tangkap berjumlah 4 orang berinisial ISF, RN, YHG dan CRN alias Menk.

Kami (Polres Cianjur, red) mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan awak media . Karena pengungkapan perkara ini awalnya terungkap dari pemberitaan media.

Adapun kronologis kejadiannya adalah “pada hari jumat 20 Maret 2020 sekira pukul 18.30 WIB di RSUD Pagelaran Jl. Raya Pagelaran No. 18 Desa Pagelaran Kecamatan Pagelaran Kabupaten Cianjur diketahui telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa masker sebanyak 360 box yang tersimpan digudang Farmasi RSUD Pagelaran , selanjutnya pihak RSUD melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian pada hari Senin tanggal 23 Maret 2020 jam 21.30 WIB (LP/B/106/III/2020/RES CJR)
Selanjutnya berdasarkan Laporan Polisi dari pihak RSUD Pagelaran, Penyidik Sat Reskrim Polres Cianjur langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan, dengan pengumpulan bukti – bukti dan pemeriksaan saksi – saksi serta mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara, red) .
Penyidik menemukan terdapat beberapa orang yang dicurigai sebagai pelaku, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang tersebut, diketahui bahwa pelaku yang melakukan perbuatan pencurian tersebut adalah berinisial ISF , RN dan YHG ketiga orang tersebut adalah karyawan RSUD (PNS dan Pegawai Honorer) selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap CRN (Penadah barang hasil curian) pada hari Rabu tanggal 25 Maret 2020.
Tersangka melakukan kejahatan tersebut dilakukan pada malam hari, dan menjual hasil curiannya secara bertahap, pertama mereka jual dengan mendapat uang 24 juta, 18 juta dan 14 juta.
Uang hasil curiannya oleh mereka dipakai untuk membeli motor juga membeli kebutuhan barang rumah tangga dan sisanya dibagi-bagi sama mereka.

 

Adapun barang bukti (BB) yang diamankan dari para tersangka berupa : 1 (satu) unit Sepeda motor (R2) merk Vario warna merah, 1 (satu) Unit mobil (R4), 1 (satu) buah dus (karton) berisi 4 box masker merk Eskamed dan beberapa kotak Jarum suntik , 1 (satu) ATM Bank bjb, 2 (dua) ATM Bank BCA , 1 (satu) buah Handphone (HP) merk Oppo warna Rose Gold , 1 (satu) buah Handphone (HP) merk Samsung G6 Pro warna Grey dan uang tunai sisa hasil kejahatan sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima juta rupiah)

pasal yang dikenakan kepada tersangka adalah pasal 363 KUHP dan 480 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara”. terang Kapolres Cianjur.

Selanjutnya Ketua MUI Kabupaten Cianjur yang diwakili oleh Sekretaris Umum H. Saepul Ulum, S.Ag., M.Si mengapresiasi kinerja Polres Cianjur. “kami dari MUI (Majelis Ulama Indonesia,red) Kabupaten Cianjur mengapresiasi kinerja Kapolres Cianjur beserta jajarannya atas pengungkapan perkara pencurian masker yang terjadi di RSUD Pagelaran beberapa hari yang lalu.
Polres Cianjur bekerja dan bertindak sangat begitu cepat dalam pengungkapan perkara ini, sehingga perkara ini begitu cepat terungkap.

Semoga dengan terungkapnya perkara ini dapat dijadikan pembelajaran bagi masyarakat dan jangan sampai ada lagi masyarakat yang mencari kesempatan pada saat ini , apalagi melakukan pencurian ditengah – tengah masyarakat yang saat ini sedang kesulitan membutuhkan barang tersebut (masker, red) guna terhindar dari penyebaran virus Corona (Covid-19)”, Ucapnya..

Penulis : KANG BOB/ELSA – JABAR.