Satgas P2 Covid Di KSB NTB Sidak Kawasan Pelabuhan Penyebrangan Poto Tano

Buser Bhayangkara 74,” Para pejabat tinggi Daerah Sumbawa Barat NTB serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) untuk Pencegahan dan Penanganan (P2) Corona Virus Disease (Covid-19) melakukan  Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kawasan pelabuhan penyeberangan ASDP Poto Tano jumat (20/03).

Sidak yang dirangkai kegiatan penyemprotan cairan Desinfektan  untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19 tersebut digelar sejak pukul 10.00 wita, dipimpin langsung Bupati Sumbawa Barat DR. Ir.HW Musyafirin.MM didampingi Wakil Bupati Fud Syaifuddin.S dan Sekda, juga Kabag Protokol dan Komunikasi Pimda KSB Ir.Abdul Muis.MM serta Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto.ST, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Herman Suriyono.SH.MH, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Danramil dan Kapolsek Seteluk IPTU Mulyadi.S Sos, Kapolsek KP3 Poto Tano  Manager ASDP Poto Tano M.Yusuf Afandin serta Kepala Pukslesmas didampingi paramedis lainnya.

Dalam sambutan Bupati Sumbawa Barat NTB DR.Ir.HW.Musyafirin MM mengatakan, Inspeksi langsung ke kawasan Pelabuhan Penyeberangan  Poto Tano-Kayangan kali ini, dalam rangka pengecekan Posko untuk  penanggulangan Corona virus Disease (Covid-19) dan dirangkai kegiatan penyemprotan cairan  Desinfektan di areal Kapal Ferry KMP Nusa Sentosa juga melakukan pengecekan suhu badan seluruh penumpang yang akan menggunakan Jasa penyebrangan dengan menggunakan alat medis Termoscaner, “Saya tekankan kepada para petugas medis berwenang yang telah ditempatkan pada Posko tersebut, untuk terus pro aktif melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap suhu tubuh seluruh penumpang yang akan menyeberang menggunakan Jasa pelabuhan Poto Tano KSB NTB, agar terdeteksi dini sajauhmana penularan Wabah Covid-19 tersebut,” kata Bupati KSB yang dikenal ramah juga tegas.

Dan menjelaskan, lebih diperketat kegiatan pemeriksaan suhu tubuh para penumpang yang akan menggunakan Jasa Kapal Ferry di Pelabuhan Poto Tano tersebut, mengingat penyebaran dan penularan wabah Corona terhadap manusia tersebut sangat mematikan, terlebih lagi saat ini seluruh Kepala Daerah se Indonesia tidak diberikan kewenangan untuk melakukan Lock Down tanpa perintah tertulis dari Presiden RI Ir.H. Joko Widodo.

“Perlu juga seluruh rakyat ketahui, bahwa para Kepala Daerah tidak memiliki kewenangan mengeluarkan keputusan atau kebijakan melakukan Loock Down dengan argumen apapun, kecuali atas perintah langsung tertulis dari Presiden RI,” jelas Bupati didepan ratusan yang hadir.

Kesempatan itu, Manager Usaha PT ASDP Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat NTB M.Yusuf Afandi Salam keterangan Pers menyampaikan hal senada, pihaknya bersinergi bersama instansi terkait sejak awal maraknya pemberitaan tentang bahayanya wabah Corona Virus Disease (Covid-19) tersebut, sudah melakukan kegiatan pencegahan penularannya dengan sistem membersihkan lingkungan Pelabuhan juga pemeriksaan medis menggunakan alat termoscaner, “Kami juga manajemen PT ASDP Pelabuhan penyeberangan Poto Tano Sumbawa Barat dan Kayangan Lombok Timur, sebelum para penumpang kapal Ferry akan berangkat ketujuan masing-masing, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan alat medis Termoscaner, untuk itu dinilai penting juga untuk diklarifikasi
tentang berita hoax yang menyebut telah terjadi penutupan pelabuhan poto tano dan Kayangan akibat Covid-19, padahal dibuktikan kondisi kedua Pelabuhan penyeberangan ini  sejak awal belum pernah ada pengumuman penutupan (Safe-Red) sebagaimana pemberitaan tersebut,” pungkas Yusuf sapaan akrabnya.

(Hong KSB – NTB )