Satgas Pangan Polda NTB lakukan monitoring Harga dan Stok Sembako Masyarakat di harap tidak panik

Buser Bhayangkara 74

Satgas Pangan Polda NTB melakulan monitoring Harga dan stok sembako di wilayah hukum Polda NTB. Hasilnya kesediaan stok pangan di NTB relatif aman untuk beberapa bulan kedepan. Dan masyarakat di harapkan untuk tidak panik dalam situasi saat ini. Polda NTB akan tindak tegas pelaku penimbun sembako dengan tujuan menjual lagi dengan harga yang tinggi.

Senin ( 23/03/2020) Satgas Pangan Polda NTB melaksanakan monitoring/pemantauan dan perkembangan harga serta ketersediaan stock kebutuhan bahan pokok di Wilayah Hukum Polda NTB.

Monitoring/pemantauan sembako dilaksanakan dipasar modern dan pasar tradisional di kota Mataram dengan hasil pantauan, Secara umum harga dan stock bahan kebutuhan pokok di wilayah NTB masih relatif stabil dalam batas normal.

Stock bahan kebutuhan pokok cukup untuk 2 bulan ke depan kecuali beras stock cukup untuk 14 bulan ke depan.
Sedangkan untuk stock Gula pasir juga masih cukup aman.

Ketersediaan barang dan harga masih stabil walaupun ada kenaikan harga namun masih dalam tarap yang wajar.

Kenaikan juga mulai terjadi pada harga cabe merah, cabe rawit dan bawang merah serta bawang putih namun kenaikannya masih dalam batas kewajaran.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K. M.S.I mengimbau kepada masyarakat agar jangan panik dengan memborong sembako karena Pemerintah menjamin ketersediaan sembako dan kepada pedagang yang sengaja menimbun sembako dengan tujuan menjual kembali dengan harga tinggi, maka Polri akan bertindak tegas dengan memproses secara hukum yang berlaku.

Himbauan ini tentunya menjamin masyarakat NTB untuk tidak panik saat ini. Dalam situasi merebaknya musibah Comvid 19.

( Fajar–Mataram, NTB).