SDN Tonjong dapat jatah, Rehab tiga ruang kelas Selesai dikerjakan

SDN Tonjong dapat jatah, Rehab tiga ruang kelas Selesai dikerjakan

Buser Bhayangkara 74

Tiga ruangan kelas SDN Tonjong, Desa Caringinunggal Kecamatan Waluran yang baru saja selesai direhab dengan sumber biaya dari DAK tampak megah dan mengkilat.

SDN Tonjong, Desa Caringinunggal Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi berhasil menyelesaikan kegiatan rehab bangunan yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK)  tahun anggaran 2019. Dalam hal ini pemerintah mengalokasikan DAK sebesar Rp 316. juta

“Sekarang tahapan pembangunan sudah 100 persen, ruangan yang direhab sudah dapat digunakan,” kegiatan belajar mengajar (KBM) kata Kepala SDN Tonjong, Aup suryadi, S.Pd. saat dikonpirmasi wartawan kantornya, Jalan Tonjong, Desa Caringinunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi Jawa barat.

Berdasarkan syarat yang ditetapkan pemerintah, pengerjaan rehab tersebut harus dilaksanakan oleh panitia yang melibatkan komite dan para orang tua. Oleh karena ada sebagian dana swadaya dari masyarakat, pekerjaan yang bisa diselesaikan sesuai dengan target tanpa mengurangi kualitas dan spesifikasi bangunan.

Kepala SDN Tonjong, Aup Suryadi, S.Pd.
“Dalam melaksanakan kegiatan rehabilitasi berat ini, panitia selalu mengutamakan kualitas pekerjaan agar sesuai dengan petunjuk teknis dari pemerintah,” jelas Aup.

Atas bantuan yang diterimanya, tutur dia, keluarga besar SDN Tonjong menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sukabumi, Pemprov Jabar, dan pemerintah pusat yang telah membantu perbaikan gedung sekolah tersebut. Aup optimis, bantuan yang diterimanya dapat meningkatkan mutu pendidikan di SDN Tonjong.

“Kami masih punya satu ruangan  kelas lagi yang telah rusak. Harapan kami pemerintah dapat menuntaskan pembangunan ruangan kelas di sekolah kami,” tutur Aup.

SDN Tonjong memiliki 150 siswa dengan jumlah guru 8 orang yang terdiri dari 4 PNS dan 4 guru honorer. Fasilitas pendukungnya tergolong lengkap karena sekolah ini mempunyai 6 ruang kelas 1 ruang perspustakaan dan 2 ruang WC berukur 2×4 meter.

Dicky/ Dedi. Sukabumi

Share this:

%d blogger menyukai ini: