Spesialis Pembobol Gudang Ekspedisi Menangis Saat Di Ringkus Petugas

 

Buser Bhayangkara 74,” Spesialis pembobol gudang ekspedisi ditangkap tim Opsnal Polsek Cakranegara. Pelaku berinisial SH alias Coleng (35) warga Dasan Cermen, Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Spesialis pembobol gudang ekspedisi di Mataram ini pun akhirnya diringkus oleh kepolisian.
‘’ Pelaku kami tangkap rabu dini hari ( 22/04/3020) sekitar pukul 00.30 wita,’’ terang Kapolsek Cakranegara, AKP Zaki Magfur di Mataram, Kamis (23/04/2020).

Kronologi kejadian,
Berawal dari pembobolan di TKP Jalan Anggada nomor 3 Lingkungan Karang Kelebut, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara. Pelaku masuk ke gudang milik PT Gajah Gotra Bali. Modusnya, pelaku bersama dua orang rekannya melompati gerbang gudang. Selanjutnya merusak terpal penutup truk. Pelaku selanjutnya mengambil 16 dus pasta gigi digudang tersebut. ‘’ Itu modus yang dilakukan pelaku,’’ tuturnya.
Setelah menerima laporan. Kepolisian turun melakukan penyelidikan. Korban dan saksi diintrogasi petugas. Titik terang didapatkan petugas dengan mengantongi ciri-ciri dan identitas pelaku.

Penangkapan pelaku ini berjalan cukup heroik. Karena petugas sempat kejar-kejaran dengan pelaku. Tapi pelaku ditangkap berkat kesigapan petugas.
Ada yang menarik saat penangkapan. Setelah berhasil dikejar petugas. Pelaku sempat menangis dan meminta maaf kepada petugas. Petugas tidak bergeming dan tetap menangkap pelaku. ‘’ Itu kan cara dia saja agar kita kasihan. Seperti anak kecil saja,’’ tambahnya.
Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Cakranegara untuk diproses lebih lanjut. Pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku juga mengaku membobol gudang sesuai dengan laporan yang diterima petugas. Saat ditangkap, barang bukti yang diamakan petugas berkurang 1 dus. Total barang bukti yang diamakan petugas sebanyak 9 dus pasta gigi.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas. Coleng belum memiliki catatan kriminal. Dia juga bukan residivis. Tapi dia lima kali membobol gudang dan baru kali ini tertangkap, terang Zaki.
Dengan perbuatannya itu. Pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.  (Fajar,NTB).