• Iwan Bule

TPU LEGOK CISEREUH, DIDUGA DIKOMERSILKAN HINGGA DIANGKA RP. 2.500.000

TPU LEGOK CISEREUH, DIDUGA DIKOMERSILKAN HINGGA DIANGKA RP. 2.500.000.Buser Bhayangkara74 Jabar ” Kota Bandung ” Masih dalam tanda kutip!!! Bisa jadi aktivitas di TPU tanpa ada Pengawasan atau Pemantauan terhadap, berapa orang yang meninggal tiap hari,minggu, dan bulan, berapa biaya retribusi sebenarnya?, berapa biaya rumput dan batu nisannya?, berapa pajak pertahunnya? berapa biaya gali kuburnya? termasuk tumpang tindihnya Jenazah yang bahkan Papan bekas yang meninggal pun juga masih utuh, pertanyaannya tanda kutip dikemanakan tengkorak bekas mayat manusia tersebut???,

Juga bekas semen kiri kanan diatasi bekas makam masih utuh, diingkaran ini mestinya diawasi oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung, bukan tutup mata tutup telinga, kuat dugaan orang meninggal pun menjadi ajang Bisnis oleh Oknum Pegawai TPU bekerjasama dengan Oknum Masyarakat yang biasa diutus atau mengurus Pemakaman ahli waris, ternyata bisnis di Lingkaran TPU disamping menjanjikan terindikasi terjadi di setiap TPU Islam Kota Bandung Penyalahgunaan dan Pelanggaran, boleh di bilang bisnis Pemakaman menggiurkan, tak terpikirkan sedikitpun di benak mereka atau Oknum tersebut Itu Perbuatan yang Hina Dosa besar.

Ibarat pepatah ” Sudah Jatuh Tertimpa Tangga ” keluarga yang meninggal di bohongi, dirundung duka, dalam keadaan berduka, tetapi masih dimanfaatkan, itulah realita yang terjadi di setiap TPU Agama Islam di Kota Bandung.

Hasil Penelusuran Media Buser Bhayangkara74 di TPU Legok Cisereuh Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Bojongloa kidul Kota Bandung selama beberapa pekan, baik disaat menyaksikan Galian Liang Lahat, maupun ke pihak keluarga yang meninggal ternyata biaya untuk orang meninggal saja sangat Pantastis di angka 2.5 juta sampai 3 juta, bahkan ada yang lebih.

Berbeda ketika Pewarta mbb74 Konfirmasi pada hari Kamis tanggal July 2019 di Kantor TPU Legok Cisereuh!!! Adanya beberapa indikasi Penelusuran Tim. Pewarta mbb74, 1 Pekan tentang bisnis yang diduga haram juga dosa besar hukumnya bagi orang meninggal masih dijadikan ajang, sebaliknya terindikasi di TPU Legok Cisereuh di Komersil kan!!! Ayi Hermana selaku Bag. TU mengklarifikasi bahwa biaya retribusi orang meninggal sesuai Perda dan Pasal 33 ayat 1, sampai ke Kantor Rp. 425.000, pajak pertahunnya Rp. 20,000, dan kalau masalah untuk biaya rumput Jepang, batu nisan tembok itu Rp. 1.500.000 kalau ahli waris bersedia, kalau tidak pihak Dari Pegawai TPU pun tidak memaksa harus, karena itu bisa dikerjakan belakangan, nah kalau untuk biaya gali liang lahat itu juga tidak di Patok, itu jasa tergantung keikhlasan atau keridhoan ahli waris,”ungkap Ayi.Ditambahkan Ayi ada bagusnya ahli waris sendiri datang ke Kantor TPU jangan melalui Calo, “meletusnya kepada Pewarta mbb74 ketika dikonfirmasi.

Menyangkut ada beberapa Indikasi Pelanggaran, pemanfaatan, juga Perbuatan yang di duga melawan hukum, merugikan ahli waris, disinyalir ada unsur disengaja bekerjasama secara berjamaah demi keuntungan Pribadi, antara Oknum yang di Percaya oleh Setiap Warga selaku yang diutus untuk mengurus Pemakaman ke Kantor TPU dengan Oknum Pegawai TPU Legok Cisereuh Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Bojongloa kidul, Kota Bandung, agar Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Polrestabes Bandung untuk menelisik, melidik, memanggil Pegawai TPU Legok Cisereuh, Kepala Dinas untuk mengkonfrontir kebenaran unsur Pungutan liar, yang terjadi terhadap Indikasi bisnis Haram sudah bertahun – tahun di TPU Legok Cisereuh.

Red : US

Previous Article
Next Article

ADVERTISING

TABLOID BUSER BHAYANGKARA 74

Tabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserTabloid BuserMochamad IriawanKoran BuserEdisi 76
halo ? Ada yg bisa kami bantu?.
Powered by
%d blogger menyukai ini: