Ustad Ujang ( Aki Miraga Sukma ) Ahli Debus Dan Gurah Menggalang Dana Untuk Partisipasi Sumbangan Bencana Alam

 

Buser Bhayangkara74 Jabar,” Pemkab Garut terus meningkatkan inprastruktur berkelanjutan di tahun 2020-2024 untuk menuju masyarakat yang lebih maju di berbagai bidang, supaya tercapai masyarakat yang Bertaqwa Maju Dan Sejahtera. Menuju Kabupaten Garut_Bertaqwa Maju Dan Sejahtera_Tahun 2019-2024

Ustad Ujang Supriatna atau Aki Wiraga Sukma, yang lahir di garut 8 agustus 1977, di temui di rumahnya setelah melakukan acara Debus dan Pengobatan di acra Milad Ki Garut yang ke 6 yang di gelar di kawasan Obyek Wiasata Bagendit Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut,

Memaparkan awal mula menekuni dunia Debus dan Pengobatan Alternatip seperti Gurah Mata, Suara Telinga dan Penyakit lainya.
Berawal dari kehidupn anak jalanan yang glamor dengan hidup bebas, di suatu malam mendaptkan impian kedatangan sorang alim, dan mimpi tersebut terus berulang sehingga Ustad Ujang mendatangi seorang ulama yang sangat jumhur di daerah banten. Jelasnya.
Menurut dari petunjuk kasepuhan itu pertanda bahwa ujang supritna akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat serta bisa mengobati orang yang sakit, tututnya ki miraga sukma.

“sejak ada pituduh ujang yang tadinya glamor dan liar hidup di jalan berubah 100 persen dalam berprilaku dan penampilan seperti seorang santri dan melakukan tirakat dan mengaji serta bersemedi di berbagai tempat memohon petunjuk dan ilmu yang berguna bagi agama bangsa dan negara.
“Dan setelah cukup lama melakukan perjalanan ujang datang lagi ke Sunan Kali Jogo yang pernah memberikan petunjuk mengenai mimpi yang di alaminya. Dan sejak saat ini Ulama atau Sunan Kali Jogo memberikan gelar nama “Wiraga Sukma” atau Ustad Ujang Supritna. Ungkapnya

“Semenjak di kasih nama Aki Miraga Sukma di lanjutkan mencari ilmu dan beritikap diberbagai tempat, du rasa sudah saatnya membuka padepokan atau Paguyuban “Debus Jami Ul Huda Debus Extrim”sekaligus membuka pengobatan Gurah Mata, Telinga, Suara dan penyakit Bhatinlainya yang di mulai tahun 2014, dengan suka rela tanpa minta bayaran atau imbalan, hnaya se alakadarnya makanya ilmu yang di milikinya semakin bertambah.

Bersama kedua anaknya Aki Miraga Sukma atau Ustad Ujang Supriatna ikut mrngadakan Penggalangan Dana untuk Musibah Banjir di Jawa Barat Jakarta Bekasi Bogor dan Banten dan di seluruh nusantara.
“Sekaligus dalam rangka Milang Kala DKKG ke 1, yang di adakan selama 2 hari di Swalyan Ramayana Garut pada tanggal 30-31 desember 2019 dan di Situ Bagendit Kec Banyueesmi selama 2 hari dalam rangka milad Ki Garut ke 6, pada tanggal 9-10 januari 2020,

 

“Semua rekan budayawan dan seniman juga lembaga terkait lainya terbersit rasa gotong royong ciri dari paguyuban kesundaan untuk memberikan dana terhadap nereka yg terkena musibah banjir di berbagai daerah khususnya di jawa barat

Aki Mirga Sukama Juga menurunkan ilmu debus dan pengobatan ke 4 anaknya yang sudah bisa di praktekan baru dua anaknya yang cikal putra Indra indriyansah bungsu cewe yang baru berusia 8 tahun dvia apinda sudah berani tampil di muka umum memperagakan debus seperti anak dewasa.Jelasnya aki miraga

Sebagai Ustad dan Spiritual Aki Miraga Sukma juga selalu di panggil dan mengisi acara sebagai penceramah di mesjid atau pengajian dan di rumahnya selalu di pakai pengajian setiap malam selasa dan malam jumat dengan memperdalam ilmu “Ngaji Rasa”
Harapan Aki Miraga Sukama, dengan debus dan pengobatan Gurah akan ilmu yang dia punya bisa bermanfaat buat diri dan keluarganya umumnya buat seluruh masyrakat,
“Dan mari kita jaga rasa persatuan dan kesatuan supaya paguyuban apapun untuk selalu kata sunda ” kudu paheuyeuk heuyeuk leungen, ulah pa girang girang panangan” demi tewujudnya seni dan budaya sunda dan di nusantara, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati. ( IW )

Tinggalkan Balasan