Warga Kp. Jolok Desa Panenjoan Mengeluhkan Dampak Dari Pengerjaan ” Benteng Sungai Citarik ” Yang Dilakukan PT Yakjin Sumedang Akan Menenggelamkan Kp Jolok Dikala Musim Hujan

Sumedang ( Buser Bhayangkara 74 ) – Pembangunan benteng PT Yakjin yang berlokasi di Jalan Raya Cicalengka-Rancaekek No. KM 27, Desa SindangPakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang itu, konon bertujuan untuk membentengi perusahaan agar tidak banjir, Namun PT Yakjin rupanya tidak memperhatikan akan dampak lingkungan yang bakal terjadi untuk kedepannya.Sabtu (28/03/2020)

Suharno selaku warga yang kena dampak,sekaligus sebagai Ketua RT04, RW.05 Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka mengatakan, ” Bila PT Yakjin tetap membangun benteng itu, maka warga Kampung Jelok Desa Panenjoan akan tenggelam karena pembangunannya tak sempadan “.

Ia menambahkan,” adanya pembangunan benteng yang dilakukan oleh PT Yakjin, Pemdes Panenjoan seakan tidak berkutik, Terkesan tutup mata tutup telinga, pak,” jelas Suharno

” Seharusnya PT Yakjin sebelum membangun harus terlebih dahulu memikirkan dampak lingkungannya, bukan asal ngebenteng saja !!!, Bilangnya mau musyawarah terlebih dahulu dengan warga sini, namun hingga pembangunan benteng berjalan, belum juga adanya musyawarah. Padahal, dampak mengerikan bakal terjadi, dimana jika pembentengan tetap berjalan, warga saya akan tenggelam oleh banjir Citarik ,” Ucap ketua Rt

Salah seorang warga lain menuturkan ” sebelum adanya perusahaan dan perumahan, sungai ini jalurnya berbelok. Namun sekira tahun 1980 diluruskan ke sini dan berdirilah pabrik beserta perumahan. Lebar sungai ini tadinya 14 meter, namun sekarang menjadi sempit dan mengakibatkan banjir ke kampung ini ” ungkapnya warga kp Jolok.

” Saya khawatir, benteng PT Yakjin akan berdampak banjir yang cukup besar. Sekarang saja dengan belum berdirinya benteng PT Yakjin, ketinggian banjir mencapai 3 meter, Apalagi kalau Sungai Citarik dibenteng sebelah oleh PT Yakjin, mungkin kampung saya yang tingginya sama dengan sungai akan hilang dan tenggelam menjadi danau karena dampak pembangunan yang tak sempadan pak ” tuturnya.

” Saya berharap kepada Pemerintahan Desa Panenjoan, Kec Cicalengka, Kab Bandung untuk segera memikirkan nasib warga, khususnya yang berada di Kp. Jelok dan tidak mementingkan diri sendiri, tapi harus memikirkan serta melihat kondisi warga yang akan terkena dampak akibat pembangunan dari bentengan Sungai Citarik tersebut yang di nilai tak sempadan ” katanya.

Cs – Jabar